Kamis, 01 September 2011

IDUL FITRI 1432 H, saatnya bertamu...yuhu...

Alhamdulillah...dah berbulan2 ga ngeblog, akhirnya pagi ini bisa ngeblog juga :D
semoga bulan tarbiyah selama ramadhan kemaren menjadikan kita hamba yang taqwa. amin..he77.
Seneng juga, kumpul bareng keluarga, sodara2 yang pada mudik. Kota Kebumen yang biasanya sepi, apalagi habis maghrib, mendadak selama beberapa hari ini jadi rame, he77 geli juga c, tumben gitu kebumen jadi ada macet2nya. subhanallah..terharu deh.
nah yang disenengin lagi ni, jadi silaturahim tambah erat. serasa jadi pekan silaturahim, he77 padahal mah siilaturahim ga dibatasi waktu, bisa kapan aja. Toh yang namanya silaturahim ga akan merugikan kita, yang ada kita malah diuntungkan dengan banyak hal.he77 alhamdulillah...
Ni..kalo ga percaya, pantengin hadistnya..hohoho77

"Sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan adalah pahala orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturahmi, sedangkan yang paling cepat mendatangkan keburukan ialah siksaan bagi orang yang berbuat jahat dan yang memutuskan tali persaudaraan" (HR. Ibnu
Majah).

Asal kata silaturahmi
yaitu shilat atau washl, yang artinya menyambungkan atau menghimpun, dan ar-rahiim yang berarti kasih sayang. Jadi ga cuma salaman atawa minta maap. Ada sesuatu yang lebih bermakna dari itu semua, yaitu aspek mental dan keluasan hati. Rasulullah SAW bersabda, "Yang disebut bersilaturahmi itu bukanlah seseorang yang membalas kunjungan atau pemberian, melainkan bersilaturahmi itu ialah menyambungkan apa yang telah putus" (HR. Bukhari).

Rasulullah SAW pernah memberikan nasihat kepada para sahabat, "Hendaklah kalian mengharapkan kemuliaan dari Allah". Para sahabat pun bertanya, "Apakah yang dimaksud itu, ya Rasulullah?" Beliau kemudian bersabda lagi, "Hendaklah kalian suka menghubungkan tali silaturahmi kepada orang yang telah memutuskannya, memberi sesuatu (hadiah) kepada orang yang tidak pernah memberi sesuatu kepada kalian, dan hendaklah kalian bersabar (jangan lekas marah) kepada orang yang menganggap kalian bodoh" (HR. Hakim).

"Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada shalat dan shaum?" tanya Rasulullah SAW kepada para sahabat. "Tentu saja," jawab mereka. Beliau kemudian menjelaskan, "Engkau damaikan yang bertengkar, menyembungkan persaudaraan yang terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah, menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan tali persaudaraan di antara mereka adalah amal shalih yang besar pahalanya.
Barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali silaturahmi" (HR. Bukhari Muslim).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Keindahan