Jumat, 30 September 2011

nyender..yuuk

He77 maksyud dari judul di atas adalah bersandar. atau bahasa gaolnya, nyender lah..hi77. jadi keinget kejadian di masjid kampus setahun yang lalu, nyender ke hijab yang ada kaca hitam tebelnya. prang!!! tahu2 jatoh deh tu hijab kayunya. kacanya bertebaran dimana2. sampe2 pembicara yang ada di lantai 2 pun ngira ada bom. he77 alhamdulillah..temen2 berbondong2 menenangkan aku  yang langsung nangis tersedu2 karena takut dimarahin ta'mir. habis kejadian itu..hmm ternyata ada hikmah yang bisa diambil.
What's that? yup. sandaran yang abadi hanya kepada Allah.. pikir deh, ada yang nyandar di tembok, tapi, ups, tembok bisa runtuh. ada yang nyandar di bahunya manusia, hmm manusia juga akan menemui ajalnya..ada yang nyandar di pohon,di kayu, di kursi, ya..semuanya bisa roboh. ga da yang kekal, kecuali hanya bersandar kepada Allah, yang Maha Kuat, yang Maha Tau apa yang kita rasakan, yang kita butuhkan. tidak kepada yang lain. cuma kepada Allah kita serahkan semuanya. bismillah..

Kamis, 15 September 2011

jangan sampe jadi orang yang RUGI.....ihhhhggg..!

Bismillah..alhamdulillah yah..(syahrini mode on) Allah masih memberiku kesempatan buat melihat blogq kembali. he77. tadi baca suatu majalah yah, tyus nemu artikel yang bagus ni. semoga bermanfaat yah.
Manusia, siapa c yang ga mau beruntung? pasti semuanya pengen. ga yang tua, muda, kaya miskin, ya..kecuali orang-orang yang hatinya tertutup dan ga punya akal aja yang dia merugi. yup, rugi adalah kebalikan dari untung. ternyata..di Alquran dan assunah pun banyak dalil yang menjelaskan hal-hal apa aja yang bisa bikin orang-orang yang merugi . apa aja? yuk, kita simak. biar...jangan sampe kita rugi!
Taat kepada syaithan
"barangsiapa menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata" (QS. Annisa:119)
Mengikuti temanyang buruk
"Dan kami tetapkan bagi mereka teman-teman yang menjadikan mereka memandang bagus apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka dan tetaplah atas mereka keputusan azab pada umat-umat terdahulu sebelum mereka dari jin dan manusia. sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi."(QS. Fushshilat:25)
Tersibukkan dengan harta dan juga anak sehingga lupa terhadap berbagai kewajiban yang harus ia tunaikan
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. barangsiapa berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi."(QS Almunafiqqun:9)
Meremehkan shalat wajib lima waktu
"sesungguhnya amal seorang hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. maka jika shalatnya baik, ia telah beruntung dan sukses. dan jika rusak maka ia telah gagal  dan rugi." (HR. An Nasa'i dan At Turmudzi)
akhirul kalam...semoga bermanfaat..:D

Kamis, 01 September 2011

IDUL FITRI 1432 H, saatnya bertamu...yuhu...

Alhamdulillah...dah berbulan2 ga ngeblog, akhirnya pagi ini bisa ngeblog juga :D
semoga bulan tarbiyah selama ramadhan kemaren menjadikan kita hamba yang taqwa. amin..he77.
Seneng juga, kumpul bareng keluarga, sodara2 yang pada mudik. Kota Kebumen yang biasanya sepi, apalagi habis maghrib, mendadak selama beberapa hari ini jadi rame, he77 geli juga c, tumben gitu kebumen jadi ada macet2nya. subhanallah..terharu deh.
nah yang disenengin lagi ni, jadi silaturahim tambah erat. serasa jadi pekan silaturahim, he77 padahal mah siilaturahim ga dibatasi waktu, bisa kapan aja. Toh yang namanya silaturahim ga akan merugikan kita, yang ada kita malah diuntungkan dengan banyak hal.he77 alhamdulillah...
Ni..kalo ga percaya, pantengin hadistnya..hohoho77

"Sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan adalah pahala orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturahmi, sedangkan yang paling cepat mendatangkan keburukan ialah siksaan bagi orang yang berbuat jahat dan yang memutuskan tali persaudaraan" (HR. Ibnu
Majah).

Asal kata silaturahmi
yaitu shilat atau washl, yang artinya menyambungkan atau menghimpun, dan ar-rahiim yang berarti kasih sayang. Jadi ga cuma salaman atawa minta maap. Ada sesuatu yang lebih bermakna dari itu semua, yaitu aspek mental dan keluasan hati. Rasulullah SAW bersabda, "Yang disebut bersilaturahmi itu bukanlah seseorang yang membalas kunjungan atau pemberian, melainkan bersilaturahmi itu ialah menyambungkan apa yang telah putus" (HR. Bukhari).

Rasulullah SAW pernah memberikan nasihat kepada para sahabat, "Hendaklah kalian mengharapkan kemuliaan dari Allah". Para sahabat pun bertanya, "Apakah yang dimaksud itu, ya Rasulullah?" Beliau kemudian bersabda lagi, "Hendaklah kalian suka menghubungkan tali silaturahmi kepada orang yang telah memutuskannya, memberi sesuatu (hadiah) kepada orang yang tidak pernah memberi sesuatu kepada kalian, dan hendaklah kalian bersabar (jangan lekas marah) kepada orang yang menganggap kalian bodoh" (HR. Hakim).

"Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada shalat dan shaum?" tanya Rasulullah SAW kepada para sahabat. "Tentu saja," jawab mereka. Beliau kemudian menjelaskan, "Engkau damaikan yang bertengkar, menyembungkan persaudaraan yang terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah, menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan tali persaudaraan di antara mereka adalah amal shalih yang besar pahalanya.
Barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali silaturahmi" (HR. Bukhari Muslim).

Keindahan