Minggu, 26 Juni 2011

Jangan Meludah, Jika Ingin Sembunyikan Umur

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Penampilan bisa saja menyembunyikan umur seseorang, tapi tidak dengan air ludah (saliva). Air ludah bisa dengan akurat menebak umur seseorang. Sampai-sampai muncul istilah jangan meludah sembarangan jika ingin menyembunyikan umur Anda.

Ilmuwan dari University of California di Los Angeles (UCLA) Amerika, berhasil menemukan cara menentukan umur seseorang dari air ludah dengan melakukan modifikasi kimia (proses metilasi) pada salah satu dari empat blok pembangun DNA manusia.

Terobosan ini diharapkan bisa secara aplikatif digunakan dalam 5 tahun mendatang. Temuan ini juga akan membantu mengungkap kasus-kasus kejahatan kriminal seperti menentukan umur korban pembunuhan.

Air ludah yang diperiksa ini bisa diambil dari mana saja yang meninggalkan jejak air ludah termasuk bekas air ludah di puntung rokok. Hasil temuan yang telah dilaporkan dalam edisi online Public Library of Science One journal.

"Dengan hanya menggunakan sampel air ludah, kita secara akurat bisa memprediksi umur sesorang tanpa mengetahui informasi apa pun dari orang tersebut," ujar Dr. Eric Vilain, direktur di pusat pengembangan masyarakat dan genetika UCLA seperti dilansir dari FoxNews, Minggu (26/6/2011).

Dalam penelitiannya, ilmuwan mempelajari proses metilasi air liur pada 34 pasangan kembar. Ilmuwan mempelajari genom pada DNA yang dikaitkan dengan usia proses metilasi. Setelah mengidentifikasi dua atau tiga gen dengan usia yang terkait dengan proses metilasi, peneliti lalu mencocokkan hasilnya dengan usia sebenarnya dari partisipan.

Dr Vilain mengatakan temuan ini juga sangat potensial untuk mencari tahu bagaimana proses penuaan seseorang terjadi terhadap kronologi usia sebenarnya dan bagaimana lingkungan juga ikut mempengaruhinya.

"Temuan ini membuka jalan untuk penemuan obat-obatan yang disesuaikan dengan karakteristik sesorang. Apakah obat-obatan bisa memperlambat proses penuaan yang dipengaruhi perubahan lingkungan atau perubahan dinamis lainnya, ini benar-benar menarik," kata Dr Vilain.

Sebelumnya, ilmuwan juga telah menemukan beberapa cara mendeteksi penyakit dengan menggunakan air liur. Tes saliva diklaim lebih mewakili banyaknya jumlah hormon sehingga cocok untuk mengetahui kondisi hormon seseorang.

Meski begitu jika dikaitkan dengan hormon, tes air ludah ini ada kekurangannya karena perlu beberapa kali tes karena orang mengalami turun naik kadar hormonnya. Misalnya, saat mendekati masa menopause, perempuan akan mengalami berbagai gejala akibat adanya penurunan kadar estrogen.

Tapi temuan air liur untuk menentukan umur sesorang dianggap cukup akurat karena yang diperiksa adalah gen sesorang yang jarang terpengaruh oleh kondisi apa pun.

Jumat, 24 Juni 2011

NEGERI 5 MENARA

HE77 buka mo cerita sinopsis dari novel ini, cuma mo nulisin kata mutiaranya Imam Syafi'i yang qwerent beratdi dalem novel ini :D
hua..bener2 novel yang inspiratif. he77. memotivasiku untuk bertahan, ga mudik, merantau di sini.

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkakn negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah berjuang.

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa
jika di dalam hutan.

BERGERAK ATAU TERTINDAS!

Senin, 20 Juni 2011

Tanda Seseorang Melakukan Riya'

Oleh: Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Riya’ merupakan syirik khafi (samar), yakni syirik yang bersifat rahasia,- semoga Allah melindungi kita darinya -. Sedangkan seseorang lebih tahu terhadap dirinya sendiri dibandingkan orang lain dalam masalah ini.

بَلِ الْإِنسَانُ عَلَى نَفْسِهِ بَصِيرَةٌ

Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri.” (QS. Al-Qiyamah: 14)

Maka siapa yang mengintrospeksi dirinya dan merasa diawasi oleh Rabb-Nya dalam keadaan sepi atau ramai, akan selamat dari penyakit yang berbahaya ini. Dan di antara tanda riya yang paling jelas adalah pelakunya sengaja menampakkan amal-amak shalihanya di tengah-tengah manusia dan sengaja membicarakan kebaikan serta ketaatannya untuk mendapatkan pujian dan sanjungan mereka.

Meninggalkan Amal Karena Takut Riya’

Seorang hamba tidak boleh meninggalkan amal hanya karena takut riya’. Itu termasuk jerat-jerat tipu daya setan. Karena setan, pada satu kondisi berusaha menjerumuskan seorang hamba ke dalam riya untuk merusak amalnya. Atau pada kondisi yang lain menipunya dengan meninggalkan amal karena takut riya’ supaya tidak melakukan amal shalih. Padahal dia diperintahkan untuk beramal dan bersungguh-sungguh menjalankan ketaatan dengan berharap ridha Allah dan meninggalkan godaan setan dan tipu dayanya. Maka siapa yang sudah berazam menjalankan satu ibadah lalu meninggalkannya karena takut riya’, sebenarnya dia telah berbuat riya’. Karena dia meninggakan amal karena manusia. Tetapi jika meninggalkannya untuk dikerjakan saat sendirian, maka ini dianjurkan kecuali pada amal-amal wajib.

Meninggalkan amal karena takut riya’ sebenarnya adalah riya’, karena dia meninggakan amal karena manusia.

Terapi Riya’

Terapi untuk menyembuhkan riya’ banyak macamnya. Yang paling utama adalah tekad tulus untuk berhenti dari riya’ dan meninggalkannya. Selanjutnya banyak mengingat hari akhir dan ancaman pedih bagi orang yang berbuat riya’. Seorang hamba harus meyakini bahwa kebaikan dan keburukan ada di tangan Allah Ta’ala. Sementara yang sempurna memujinya dan menghinakannya adalah Allah Ta’ala yang tiada sekutu bagi-Nya. Karena itu hendaknya ia mengintrospeksi dirinya, menghitung aib, kesalahan, dan kekurangannya. Juga memperbanyak ibadah siri (yang bersifat rahasia) seperti shalat malam, bershadaqah dengan sembunyi-sembunyi, dan menangis sendirian karena takut kepada Allah.

Orang yang ingin selamat dari riya’ juga harus meminta tolong kepada Allah Ta’ala untuk merealisasikan keikhlasan dan berdoa dengan doa yang diajarkan oleh Nabi shallallau 'alaihi wa sallam, yaitu:

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك أَنْ أُشْرِكَ بِك وَأَنَا أَعْلَمُ وَأَسْتَغْفِرُك لِمَا لَا أَعْلَمُ

"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik (menyekutukan-Mu) sedangkan aku mengetahuinya. Dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap kesyirikan yang tidak aku ketahui." (HR. Ahmad dan Shahih Abi Hatim serta yang lainnya, shahih). Wallahu Ta’ala a’lam.

Orang yang ingin selamat dari riya’ juga harus meminta tolong kepada Allah Ta’ala untuk merealisasikan keikhlasan dan berdoa dengan doa yang diajarkan oleh Nabi shallallau 'alaihi wa sallam

Semoga shalawat dan salam dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad berserta keluarga dan para sahabatnya. [PurWD/voa-islam.com]

Sabtu, 18 Juni 2011

10 Perbedaan Boss dan Pemimpin

Seorang BOS menciptakan rasa takut dalam diri anak buahnya
Seorang PEMIMPIN membangun kepercayaan

Seorang BOS mengatakan “saya”.
Seorang PEMIMPIN mengatakan “kita”

Seorang BOS tahu bagaimana pekerjaan harus dilakukan.
Seorang PEMIMPIN tahu bagaimana suatu karier harus ditempa

Seorang BOS mengandalkan kekuasaan.
Seorang PEMIMPIN mengandalkan kerjasama.

Seorang BOS menyetir
Seorang PEMIMPIN memimpin

Seorang BOS menyalahkan
Seorang PEMIMPIN menyelesaikan masalah dan memperbaiki kesalahan

Seorang BOS menguasai 10% tenaga kerja bermasalah.
Seorang PEMIMPIN menguasai 90% tenaga kerja yang kooperatif.

Seorang BOS menyebabkan dendam bertumbuh.
Seorang PEMIMPIN memupuk antusiasme yang bertumbuh.

Seorang BOS menyebabkan pekerjaan menjemukan
Seorang PEMIMPIN menyebabkan pekerjaan menyenangkan/menarik

Seorang BOS melihat masalah sebagai musibah yang akan menghancurkan perusahaan
Seorang PEMIMPIN melihat masalah sebagai kesempatan yang dapat diatasi staff yang bersatu padu, dan berubah menjadi pertumbuhan.

INGAT. SEORANG BOS BERKATA, “PERGI!”
SEORANG PEMIMPIN BERKATA, “AYO PERGI”

SUMBER: Jimmi Wiwanto - kisahinspiratif.com

Rabu, 15 Juni 2011

mumpung :D

hadu 17 menit lagi dah tanggal 16 juni 2011 ni. bismillah..pengen cerita aja. he77 boleh kan!
hi77 tadi siang tu sempet kena penyakit galau. why? karena dapet sms dari teacher baru di tempat aku les. hiks hiks. ganti teacher, berasa kehilangan seorang mba. rasanya begitu berat untuk ganti teacher. yang kemaren ngajarnya enak banget. astaghfirullah, mustinya ga boleh membandingkan gini. sejenak aku pun introspeksi diri.
pertama, seumpama aku jadi teacher yang baru, belum tentu aku bisa ngajar sebagus dia. kedua, kalo aku jadi teacher pun, aku pengen muri2q semangat belajar, nah itu pula pasti yang dia rasain, pengen muridnya bisa semua. ketiga, jangan lihat siapa yang mengajar, tapi lihatlah apa yang diajarkannya. jika itu suatu kebaikan, kenapa ga kita ambil?
alhamdulilah dengan sedikit introspeksi tadi, akhirnya aku semngat llagi buat mencari ilmu. alhamdulillah lagi, Allah memudahkanku dapet pinjeman motor setelah sempat binun ga dapet pinjeman. he77 emang kalo kita yakin dengan kebaikan yang akan kita lakukan, Allah pasti akan memberikan jalan. jalan yang lapang, luas, dan mudah. optimis!

Jumat, 10 Juni 2011

ketika..

pagi ini, aku berangkat ngampus lebih awal dari hari biasanya karena mo ketemu adek2 di mushala kampus. biar adhem, lewat kuburan deh. abis suasananya sejuk, banyak pohon, dan, sepi. he77. eh ternyata pagi ini ada beberapa pemuda yang lagi gali kubur.
deg! Allah, apakah galian kubur itu disiapkan buat aku, apa aku yang akan mengisi kekosongan di lubang itu? saat melewati keranda pun aku kembali bertanya pada diriku sendiri, apa keranda ini yang akan menggotongku nanti, bisa jadi beberapa saat lagi?
terbayang, dosaku setinggi gunung, seluas lautan, sepenuh bumi, amal apa yang ku punya, Rata Penuhadakah sedikit pahala yang bisa meringankan ku saat menghadapi mautku nanti? aku yang belum baik, aku yang belum bisa menebar manfaat, aku yang belum produktif berkarya, ah takut..diri ini belum baik.
tentang ajal, siapa yang tau? cuma Allah..bahkan Rasul pun tak tahu kapan akan dicabut nyawanya. hiks betapa sakit ketika ruh terlepas dari jasad, hingga beribu malaikat pun ikut memegangi rasulullah karena saking sakitnya. apalagi manusia biasa? yang jahat gimana, yang baik kaya apa ya? kami hanya berharap kesudahan yang baik dariMu ya Rabb, yang menggenggam jiwa kami, menghidup dan mematikan kami, matikan kami dalam khusnul khatimah. amin..
alhamdulillah masih dikasih kesempatan untuk menulis beberapa penggal kata di blog ini. tersadarlah aku, betapa Allah sangat menyayangiku, menegurku dengan cara yang sangat lembut. aku tak boleh menyiakan kesempatanku. aku tau, artinya, harus selalu memperbaiki diri di setiap waktu. insya Allah :D

Selasa, 07 Juni 2011

Ketakutan yang Teramat Sangat Bisa Memicu Keringat Darah

Jakarta, Keringat normalnya berupa cairan yang tidak berwarna. Tapi beberapa orang bisa mengalami keringat darah. Ketakutan yang amat sangat atau stres yang maha besar diduga menjadi pemicu manusia mengeluarkan keringat darah.

Kasus orang yang mengalami keringat darah terbilang langka. Kondisi ini disebut dengan hematidrosis (sweat blood) yang pada beberapa kondisi tertentu bisa disebabkan oleh penyakit lain atau mengalami tekanan darah tinggi.

Dr Frederick Zugibe, ahli forensik dari New York menuturkan hematidrosis adalah salah satu efek samping yang ekstrem dari respons fight or flight. Sebagian besar terjadi ketika seseorang mengalami stres kecemasan atau ketakutan yang teramat dalam, seperti dikutip dari Howstuffworks, Sabtu (26/2/2011).

Kecemasan dan ketakutan yang begitu kuat bisa menyebabkan pembuluh darah kecil yang menyuplai ke kelenjar keringat menjadi ketat dan mengecil, sehingga ketika pembuluh darah melebar akan terjadi pendarahan.

Pada saat sedang stres umumnya keringat yang keluar akan lebih banyak, dan ketika pembuluh darah sudah melebar kembali maka keringat yang keluar di permukaan kulit akan bercampur dengan darah yang membuat orang menyebutnya keringat darah.

Berkeringat darah memang bisa menakutkan dan sangat langka. Tapi biasanya kondisi ini berkaitan dengan penyakit lain seperti hemochromatosis, yaitu kondisi bahaya
yang mana zat besi banyak terbentuk dan disimpan dalam tubuh sehingga membuat seseorang rentan terhadap hematidrosis.

Selain itu ada pula teori lain yang menyebutkan bahwa kecemasan atau ketakutan ekstrem yang dialami seseorang menyebabkan pelepasan suatu bahan kimia yang bisa
memecah kapiler di dalam kelenjar keringat. Akibatnya ada sejumlah kecil pendarahan sehingga keringat yang keluar disertai dengan darah.

Dr Zugibe menuturkan beberapa kasus terkait dengan hematidrosis dilaporkan terjadi ketika seseorang mengalami ketakutan menjelang hukuman eksekusi serta ada juga
akibat takut badai saat tengah berlayar.

Efek yang terjadi di tubuh terkait dengan hematidrosis ini meliputi kelemahan, dehidrasi ringan hingga sedang serta kecemasan tinggi yang membuat seseorang berkeringat hingga keringat darah.

Kaget Lihat Paris, Turis Sering Kena Penyakit Paris Syndrome

dari detikhealth:Jakarta, Kebanyakan orang Jepang menganggap Paris sebagai kota yang romantis, ramah tamah, hangat dan sangat bersahabat sehingga kota cinta ini selalu menjadi tujuan utama berwisata. Sayangnya ketika sampai di Paris, bayangan itu tak sesuai harapan, akibatnya tiap tahun banyak turis Jepang kena Paris Syndrome.

Istilah Sindrom Kota Paris alias Paris Syndrome pertama kali muncul dalam sebuah publikasi di jurnal psikiatri Nervure pada tahun 2004. Pada masa itu, belasan turis Jepang dipulangkan dari Paris dengan gejala shock atau mengalami guncangan mental.

Gejalanya persis seperti orang hilang ingatan, misalnya meracau dan mengaku sebagai Raja Matahari atau titisan Raja Louis XIV. Seorang pasien wanita bahkan histeris dan mengaku diserang oleh seseorang dengan microwave padahal sebenarnya tidak ada apa-apa.

Kenyataanya Paris tidak seramah yang dibayangkan. Para pelayan toko sering berteriak-teriak pada pelanggan yang tidak fasih berbahasa Prancis, sementara sopir taksi banyak yang suka ribut ketika harus berebut penumpang lalu mengemudi dengan ugal-ugalan.

Kondisi ini bertolak belakang dengan kultur orang Jepang yang terkenal sangat menjaga sopan santun. Saking sopannya, orang Jepang tidak meninggikan nada bicara meski sedang marah sehingga mudah stres saat menghadapi karakter warga Paris yang galak atau temperamental.

Akibat terkena penyakit Paris Syndrome, sebagian besar di antaranya harus dipulangkan ke negara asalnya, bahkan selama di pesawat harus didampingi dokter dan perawat untuk memastikan kondisinya tidak memburuk. Ongkos pemulangan para turis ditanggung oleh Kedutaan Jepang di Kota Paris.

Kedutaan Jepang di Paris memperkirakan tiap tahun ada 12 turis Jepang yang dipulangkan karena mengalami Paris Syndrome, kebanyakan wantia berusia 30-an tahun. Sebagai antisipasi, pihak kedutaan membuka layanan pengaduan selama 24 jam bagi turis Jepang yang stres butuh bantuan.

"Sepertiga pasien membaik dalam waktu singkat, sepertiganya kumat lagi dan sisanya mengalami psikosis (gila) sehingga terpaksa harus segera dipulangkan," ungkap Yousef Mahmoudia, psikolog dari Rumah Sakit Hotel-Dieu Paris seperti dikutip dari Reuters, Selasa (7/6/2011).

Keindahan