22 oktober 2010 jam 21:57
Bismillah...he77 dah lama ni ga ngetik2. Kangen juga. Btw ngetik apa ya? Hmmm cerita dikit aja deh. Barusan baca artikel dari wiwkipedia temtang ummar bin abdul aziz. Hiks. Nangis. Mungkin kalo bacanya sendirian bisa tersedu2 kali ya (he77 ga ada maksud untuk lebay ko). Why? Karena kisahnya kepempinan umar bin abdul aziz sangat patut ditiru. Yah, sifat kepemiminan yang sangat keren ini nurun karena umar bin abdul aziz adalah cicit dari umar bin khattab. Subhanallah... astaghfirullah... berbeda sekalo dengan kondisi di negara kita saat ini. coba kalo para pemimpin di indonesia ini pada niru pemimpin kaya umar, wah pasti seru deh. Hiks, umar yang menangis tersedu, ketakutan kepada Rabb azza wa jalla yang begitu mendalam saat mengetahui amanah barunya sebagai khalifah. Yah, tanpa musyawarah, tanpa ia meminta. Dialah umar. Berpikir jauh ke depan, bahwa amanah yang diembannya sangatlah berat, hujjah apa yang akan disampaikan di peradilan akherat nanti saat ummatterabaikan, saat ummat tak puas dengan kepemimpinannya? Dialah umar bin abdul aziz. Disini? Orang2 saling berebut kekuasaan, berebut untuk jadi pemimpin. Dimana ketakutan kepada Allah? Apakah tak sadar segalanya akan kembali dan akan dimintai pertanggungjawabannya? Apakah dikira suatu pekerjaan mudah mengurus ummat? Ummat yang tak terdiri dari golongan mampu saja, tapi lebih didominasi orang2 miskin, anak terlantar, janda2 tua nan miskin. Dimana nurani?
Astaghfirullah... aku benar2 sedang merindukan sosok pemimpin seperti umar. Yang sederhana, bersahaja... tak gila harta. Tak berwasiat untuk anak2nya, ya, karena memang tiada harta. Pakaian pun hanya yang dikenakannya. Maha Suci Allah... :D
Sejenak aku teringat isu hangat sore tadi. Dewan kehormatan DPR akan mengadakan studi banding etika politik ke Yunani. Bayangkan! Yunani! Hanya untuk belajar etika politik! Masya Allah... ratusan milyar uang rakyat dipakai untuk “study banding” ke luar negri, korea, belanda, inggris, samapi yunani. Tak mau ketinggalan, DPRD pun ingin menggunakan uang rakyat ke Paris hanya utuk sekedar melihat pameran kopi! Na’dzubillah...
jauhkan kami dari segala kesia2an Ya Allah... berikan yang terbaik untuk negri kami, kami merindu pemimpin seperti umar. Yang peduli kepada rakyatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar