Kamis, 30 September 2010

Yang ku pikirkan akhir2 ini, hmm..kenapa ya, ada yang pasti, jelas, tapi kenapa malah milih yang ga pasti coba? Hmm...itu masih jadi misteri buatku. Ya semuanya karena kehendak Allah. Maha Kuasa menciptakan apapun termasuk rasa. Rasa berbeda. Rasa yang didapatkan tidak sama antara yang pasti dan belum pasti

Tapi di lain waktu, saat dihadapkan pada yang belum pasti, justru itulah yang jadi uniknya, yang jadi geregetnya, karena akan menimbulkan memotivasi kita untuk mendapatkannya. Apapun itu.

Begitu juga saat kita beribadah kepada Allah. Apa kita pernah liat yang namanya ridha Allah, surga, neraka, pahala, dosa, engga kan? Tapi kenapa kita mo beribadah? Buat apa kita mau berlapar2, menahan haus, menahan nafsu, padahal di sekeliling menawarkan kenikmatan dunia yang semu ek:makanan dan minuman enak, wanita2 ataupun lelaki jalang? Itu karena kita ada motivasi. Kita ingin mendapatkan pahala, pengen masuk surga, dan pengen dapetin ridha Allah... subhanallah... maha Besar Allah yang menciptakan segala sesuatu tanpa kesia-siaan.

Allah memberi perintah untuk hamba-hambaNya, yang dinamakan kewajiban. Sungguh adil, karena Dia memang yang Maha Adil. Allah juga menciptakan motivasi berupa surga, pahala, ridhaNya untuk hamba-hambaNya agar kesemangatannya dalam beribadah bertambah. Subahanallah...:D

Malu...kalo kita tak pernah bersyukur atas nikmat2Nya.

Malu...kalo males2an menjalankan perintah2Nya.

Malu... kalo belum taat penuh pada aturanNya yang begitu jelas, sangat2 jelas, tapi malah lebih takut pada aturan pemerintah yang sembarangan dan tak jelas.

Astaghfirullah...

padahal Dia begitu baik memberi apa yang kita butuhkan. Memberi rizki kita dari arah yang tidak disangka-sangka. Mengampuni kita, asal kita mau taubatan nasuha. Allah Maha Pemberi Taubat dan Maha Pengampun. Ampuni kami dari segala kekhilafan kami Ya Rabb... ampuni kami...tunjukkan kami jalanMu yang lurus, jalan para syuhada. Pelihara kami dari siksa api nerakaMu... Ya Ghaffar...

25 sept 2010 23:47

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Keindahan